Senin, 14 Maret 2011
BAKTIKU UNTUKMU MAMA
terbayang olehku tentang mamaku
mamaku yang selalu membawaku kemanapun dia pergi selama 9 bulan lamanya, mama ku yang selalu memberikan asinya kepadaku, mama ku yang rela lelah karena mengurus aku bertahun tahun lamanya.
teringat saat aku menjalani operasi amandel, operasi yang sangat kecil, jauh dari kematian.
operasi dilaksanakan pukul 7 pm.
motor yang saat itu hanya satu, dan jarak dari rumah-dengan rumah sakit yang lumayan jauh, ditambah dengan mama yang repot dengan adikku indah yang masih kecil saat itu.
begitu sayangnya dia padaku, sampai adikku yang saat itu TK, dititipkannya ke tetangga dan bergegas ke rumah sakit dengan angkutan umum demi menemui aku yang akan dioperasi saat itu. saat dia datang, aku telah berada di ruang operasi. saat itu dia bercerita bahwa dia menemui aku, namun saat itu efek anestesi masih ada, jadi aku tidak menyadari kedatangannya.
itu hanyalah kecil dari perhatiannya kepadaku.
dia yang selalu mencium pipiku dengan kuatnya seperti tak mau terlepas saat aku pergi meninggalkan tangerang untuk kembali menuntut ilmu ke pontianak, dia yang selalu menasihatiku.
dia yang selalu rela bolak-balik untuk mengantarkan makanan padaku saat aku kemah di SD, dia yang selalu rela capek untuk membuatkan makanan kesukaanku, dia yang selalu rela tidak beli baju demi membeli baju bagus untukku,
dan terakhir....
dia rela mengirimkan uangnya untukku yang mau membeli buku.
namun...
bagaimana balasku padanya?
aku tidak menyusul dia ke ruang operasi saat dia operasi besar selama 8 jam.
aku malah bermain dengan temanku.
kemana aku saat dia butuh bantuanku?
aku belum menjadi anak yang berbakti.
AKU HARUS MEMBALAS SEMUA YANG TELAH DIA BERIKAN.
BISAKAN AKU MEMBAHAGIAKAN DAN MEMBANGGAKAN DIA SEPERTI YANG TELAH DIA LAKUKAN PADAKU YA ALLAH
BISAKAN AKU MEMBALAS SEMUA JASANYA YA ALLAH
BAKTIKU (YUSDITA OKTAVIA) PADAMU IBUNDAKU TERCINTA (UTIN EMIYATI)/>
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
mamaku yang selalu membawaku kemanapun dia pergi selama 9 bulan lamanya, mama ku yang selalu memberikan asinya kepadaku, mama ku yang rela lelah karena mengurus aku bertahun tahun lamanya.
teringat saat aku menjalani operasi amandel, operasi yang sangat kecil, jauh dari kematian.
operasi dilaksanakan pukul 7 pm.
motor yang saat itu hanya satu, dan jarak dari rumah-dengan rumah sakit yang lumayan jauh, ditambah dengan mama yang repot dengan adikku indah yang masih kecil saat itu.
begitu sayangnya dia padaku, sampai adikku yang saat itu TK, dititipkannya ke tetangga dan bergegas ke rumah sakit dengan angkutan umum demi menemui aku yang akan dioperasi saat itu. saat dia datang, aku telah berada di ruang operasi. saat itu dia bercerita bahwa dia menemui aku, namun saat itu efek anestesi masih ada, jadi aku tidak menyadari kedatangannya.
itu hanyalah kecil dari perhatiannya kepadaku.
dia yang selalu mencium pipiku dengan kuatnya seperti tak mau terlepas saat aku pergi meninggalkan tangerang untuk kembali menuntut ilmu ke pontianak, dia yang selalu menasihatiku.
dia yang selalu rela bolak-balik untuk mengantarkan makanan padaku saat aku kemah di SD, dia yang selalu rela capek untuk membuatkan makanan kesukaanku, dia yang selalu rela tidak beli baju demi membeli baju bagus untukku,
dan terakhir....
dia rela mengirimkan uangnya untukku yang mau membeli buku.
namun...
bagaimana balasku padanya?
aku tidak menyusul dia ke ruang operasi saat dia operasi besar selama 8 jam.
aku malah bermain dengan temanku.
kemana aku saat dia butuh bantuanku?
aku belum menjadi anak yang berbakti.
AKU HARUS MEMBALAS SEMUA YANG TELAH DIA BERIKAN.
BISAKAN AKU MEMBAHAGIAKAN DAN MEMBANGGAKAN DIA SEPERTI YANG TELAH DIA LAKUKAN PADAKU YA ALLAH
BISAKAN AKU MEMBALAS SEMUA JASANYA YA ALLAH
BAKTIKU (YUSDITA OKTAVIA) PADAMU IBUNDAKU TERCINTA (UTIN EMIYATI)/>
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar